Indonesia terus berupaya mengurangi ketergantungan pada pasar ekspor tradisional seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Kementerian Perdagangan secara aktif memfasilitasi para eksportir nasional untuk merambah pasar baru yang potensial (pasar non-tradisional), termasuk ke kawasan Afrika Utara, Asia Selatan, dan Amerika Latin.
Langkah diversifikasi pasar ini mulai membuahkan hasil positif. Ekspor komoditas unggulan seperti produk kelapa sawit olahan, produk kimia, tekstil, dan suku cadang otomotif ke wilayah Afrika Utara mencatatkan kenaikan yang signifikan pada semester pertama tahun ini.
Duta Besar RI untuk berbagai negara sahabat menegaskan komitmennya untuk terus mempromosikan produk lokal melalui pameran dagang internasional dan mempermudah perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif guna meminimalisasi hambatan tarif perdagangan global.